Kontributor Utama : Dr. Ardy Gisnawan, M.Kes., SpM
Salah satu mitos terbesar di masyarakat adalah anggapan bahwa donor mata berarti mendonorkan seluruh bola mata, lalu dipasang ke penerima seperti mengganti lampu bohlam. Anggapan ini keliru secara medis.
Dalam dunia kedokteran mata, operasi yang membutuhkan donor jaringan mata disebut Keratoplasti atau transplantasi kornea. Operasi ini hanya mengganti lapisan kornea yang rusak, keruh, atau cacat dengan jaringan kornea yang sehat dan jernih dari donor yang sudah meninggal dunia.
Analogi sederhananya seperti mengganti kaca depan jam tangan yang sudah baret parah atau retak, tanpa mengubah mesin jam di dalamnya. Jika komponen mata lainnya (seperti retina dan saraf mata) masih sehat, mengganti "kaca" yang rusak ini bisa mengembalikan penglihatan pasien secara signifikan.
Kornea manusia adalah jaringan biologis yang sangat unik karena jernih tanpa pembuluh darah. Sayangnya, jika kornea mengalami kerusakan parah akibat infeksi, cedera fisik, zat kimia, atau penyakit bawaan, ia tidak bisa selalu menyembuhkan dirinya sendiri menjadi jernih kembali. Jaringan parut (putih) yang terbentuk akan menghalangi cahaya masuk.
Berdasarkan literatur dari American Academy of Ophthalmology (AAO), operasi cangkok kornea memiliki beberapa kegunaan utama tergantung kondisi pasien:
Meningkatkan Penglihatan (Optik): Ini alasan paling sering. Dilakukan jika kornea pasien keruh atau bentuknya tidak beraturan (seperti pada pemicu Keratoconus tingkat lanjut), sehingga pasien bisa melihat dengan jelas kembali.
Menyelamatkan Struktur Mata (Tektonik): Jika kornea menipis parah bahkan robek/bocor akibat cedera atau infeksi, jaringan donor dipasang sebagai "tambalan" darurat agar bola mata tidak mengempis dan struktur mata tetap terjaga.
Menghilangkan Penyakit (Terapeutik): Jika ada infeksi jamur atau bakteri parah di kornea yang sudah kebal terhadap semua jenis obat/antibiotik, dokter akan mengangkat area yang terinfeksi tersebut dan menggantinya dengan donor bersih agar infeksi tidak menyebar ke seluruh mata.
Kabar baiknya, teknologi kedokteran mata saat ini sudah sangat maju. Dulu, dokter harus mengganti seluruh ketebalan kornea (cangkok seluruhnya). Namun sekarang, dokter bisa mengganti hanya lapisan yang rusak saja (cangkok komponen/lamelar), sehingga risiko penolakan donor jauh lebih kecil dan penyembuhan lebih cepat.
Di artikel-artikel Matapedia selanjutnya, kita akan membedah satu per satu teknik canggih ini, di antaranya:
PK (Penetrating Keratoplasty): Cangkok seluruh ketebalan kornea.
DALK (Deep Anterior Lamellar Keratoplasty): Hanya mengganti lapisan luar dan tengah kornea.
DSAEK & DMEK: Hanya mengganti lapisan sel bagian paling dalam (endotel).
Boston K-Pro (Keratoprosthesis): Menggunakan kornea buatan (artifisial) khusus untuk kasus di mana donor manusia sering gagal.
Jadi, jika Anda atau kerabat memiliki masalah kornea, jangan berkecil hati. Konsultasikan dengan dokter mata subspesialis kornea untuk mengetahui teknik mana yang paling tepat.
American Academy of Ophthalmology (AAO). Basic and Clinical Science Course (BCSC) Section 8: External Disease and Cornea.
EyeWiki - American Academy of Ophthalmology. Corneal Transplantation Overview.
Tag: cangkok kornea donor mata keratoplasti transplantasi kornea operasi mata matapedia