Operasi Strabismus: Meluruskan Mata, Meningkatkan Kualitas Hidup

Artikel di bawah ini merupakan riwayat artikel yang dibuat pada tanggal 07 Jun 2026 17:55 (10 jam yang lalu).
Untuk melihat artikel ini dalam kondisi terupdate, silakan menuju halaman ini.

Apa Itu Strabismus?

Strabismus atau yang sering disebut mata juling adalah kondisi ketika kedua mata tidak mengarah ke titik yang sama secara bersamaan. Salah satu mata dapat melihat lurus ke depan, sementara mata lainnya mengarah ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah.

Strabismus dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga dapat mengganggu fungsi penglihatan, seperti penglihatan binokular (kemampuan kedua mata bekerja sama), persepsi kedalaman, dan pada beberapa kasus dapat menyebabkan mata malas (amblyopia).

Kapan Strabismus Perlu Dioperasi?

Tidak semua kasus strabismus memerlukan operasi. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahannya. Beberapa terapi yang dapat dilakukan antara lain:

  • Penggunaan kacamata
  • Latihan mata tertentu
  • Penutupan mata (patching) pada kasus amblyopia
  • Operasi otot mata

Dokter mata biasanya mempertimbangkan operasi apabila:

  • Sudut juling cukup besar.
  • Posisi mata tidak membaik dengan kacamata atau terapi lain.
  • Strabismus mengganggu fungsi penglihatan.
  • Menimbulkan keluhan psikologis atau menurunkan rasa percaya diri.

Bagaimana Operasi Strabismus Dilakukan?

Mata dapat bergerak karena adanya enam otot yang melekat pada bola mata. Pada strabismus, keseimbangan kerja otot-otot tersebut terganggu sehingga posisi mata menjadi tidak sejajar.

Operasi strabismus bertujuan untuk mengatur kembali kekuatan dan posisi otot mata agar kedua mata dapat lebih sejajar.

Secara umum, prosedur dilakukan dengan cara:

  1. Melemahkan otot yang terlalu kuat.
  2. Menguatkan atau memajukan otot yang terlalu lemah.
  3. Mengombinasikan kedua teknik tersebut bila diperlukan.

Operasi dilakukan pada bagian luar bola mata (otot mata) sehingga tidak mengganggu bagian dalam mata maupun kemampuan melihat secara langsung.

Apakah Operasi Strabismus Aman?

Operasi strabismus merupakan prosedur yang telah lama dilakukan dan umumnya aman bila dikerjakan oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman.

Seperti tindakan operasi lainnya, tetap terdapat risiko, meskipun jarang terjadi, seperti:

  • Mata merah sementara
  • Nyeri atau rasa mengganjal
  • Infeksi
  • Perdarahan
  • Koreksi yang kurang atau berlebihan sehingga mungkin memerlukan operasi ulang

Sebagian besar pasien dapat pulang pada hari yang sama setelah operasi.

Kapan Waktu Terbaik untuk Operasi pada Anak?

Tidak ada satu usia yang berlaku untuk semua anak. Waktu operasi ditentukan berdasarkan jenis dan karakteristik strabismus.

Pada beberapa kasus, operasi yang dilakukan lebih dini dapat memberikan peluang lebih baik untuk perkembangan fungsi penglihatan kedua mata. Oleh karena itu, pemeriksaan sejak dini sangat penting apabila orang tua melihat mata anak tampak tidak sejajar.

Bagaimana Masa Pemulihannya?

Setelah operasi, mata biasanya akan:

  • Tampak merah selama beberapa minggu.
  • Terasa sedikit perih atau mengganjal.
  • Mengeluarkan air mata lebih banyak.

Sebagian besar anak dapat kembali beraktivitas ringan dalam beberapa hari. Dokter akan memberikan obat tetes mata dan jadwal kontrol untuk memantau proses penyembuhan.

Kesimpulan

Strabismus bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi penglihatan dan kualitas hidup. Operasi strabismus merupakan salah satu pilihan terapi yang aman dan efektif untuk meluruskan posisi mata ketika terapi lain tidak memberikan hasil yang optimal. Pemeriksaan dan penanganan sejak dini oleh dokter spesialis mata dapat membantu mencapai hasil terbaik, terutama pada anak-anak.


Tag: Operasi Strabismus